Friday, July 11, 2014

Terima Kasih TransJakarta, Pahlawan yang Tak Mengenal Lelah....

Sekian lama saya tidak memasukkan postingan baru di blog ini. Pada hari ini saya memutuskan untuk berbagi cerita lagi disini. Disimak dan semoga bermanfaat.....


TransJakarta...
Ya ! Siapa yang tidak tahu nama yang satu ini. Sebuah nama dari moda transportasi yang sangat penting di Jakarta. TransJakarta sudah bagaikan pilar penegak ibukota Jakarta. Tanpa moda transportasi ini, Jakarta seakan-akan tak berarti, tak ada apa-apanya lagi.

Sedikit basa-basi.

TransJakarta memiliki 5 komponen utama untuk dapat berfungsi dengan semestinya.
  • Halte
  • Siapa yang tidak tahu halte. Halte bagaikan pondok-pondok bagi para penumpang untuk menunggu untuk dijemput oleh bus, dan diturunkan dari bus. Tanpa adanya halte, para penumpang tidak ada tempat bernaung untuk menunggu bus. Untuk dapat memasuki halte, para penumpang membayar sejumlah uang untuk selembar tiket.
    Sedikit info :
    - Tiket pukul 05.00 - 07.00 WIB Rp.2000,-
    - Tiket pukul 07.00 WIB ke atas Rp.3500,-
    Harga tiket tersebut berlaku untuk perjalanan 1x kemanapun selama Anda tidak keluar dari shelter/ halte. Murah bukan? 
    Memang halte nya biasa-biasa saja, tidak terlalu besar, tidak ada AC, tempat duduk tidak banyak. Tapi cukup untuk dijadikan sebagai tempat bernaung bagi para penumpang TransJakarta.
    Ya memang masih terdapat kekurangan pada halte-halte ini, yaitu :
    - Loket terkadang defisit uang kembalian
    - Mesin e-ticket ada yang tidak berfungsi di beberapa halte
    - Masih ada beberapa halte yang menggunakan anak tangga, sehingga akan menjadi kesulitan bagi para penumpang difabel untuk menuju halte.
  • Bus
  • Tentu saja ini merupakan komponen paling utama dalam Transjakarta ini. Wahana yang mengantarkan para penumpang menuju tempat tujuan. Bus TransJakarta tergolong bagus, luas, ber-AC, tempat duduk cukup banyak.
    Tetap masih terdapat kekurangan pada bus Transjakarta, antara lain :
    - Ada bus yang sudah benar-benar bobrok alias hancur yang bahkan menurut saya tidak pantas untuk dioperasikan lagi
    - AC terkadang panas, tidak berfungsi semestinya
    - Pintu ada yang terlepas, miring, tidak bisa terbuka sebelah
    - Pegangan untuk penumpang berdiri ada yang berhilangan, tiang nya sudah ada yang miring bahkan terlepas dari tempatnya
    - Terdapat kursi yang sudah longgar
  • Supir Bus
  • Tanpa adanya supir, bus TransJakarta tidak akan pernah bisa bergerak untuk mengantarkan para penumpang. Dan jangan lupa, supir bus juga harus benar-benar menguasai cara menggerakkan bus, mematuhi aturan lalu lintas dan yang pasti, harus tahu jalan.
    Tetapi masih saja ada supir TransJakarta yang agak 'bandel'. Sudah jelas kecepatan maksimum yang diperbolehkan adanay 50 km/jam, masih saja ada yang mengendarai bus tersebut hingga 60-70 km/jam. Ada juga yang ugal-ugalan membawa bus, ngebut dan memainkan klakson terus menerus.
  • Pramudi Bus
  • Pramudi atau yang biasanya dikenal orang sebagai kenek, tapi di dalam TransJakarta, mereka disebut sebagai pramudi. Mereka yang membantu dan mengarahkan para penumpang. Jika terdapat anak kecil atau pun orang tua/ lansia, mereka akan menuntunnya untuk naik dan turun dari bus. Mereka memberikan informasi tentang halte yang akan segera dituju kepada para penumpang. Mereka juga menuntun para penumpang untuk turun di halte mana agar dapat tiba di tempat tujuan yang diinginkan penumpang.
    Pramudi yang baik adalah pramudi yang ramah kepada setiap penumpang, selalu tersenyum meskipun ada penumpang yang 'agak' berulah, menuntun penumpang dengan sepenuh hati.
    Tidak semua manusia sempurna. Terdapat juga pramudi yang bisa dibilang galak, tidak ada senyum-senyum nya, saat ditanya acuh tak acuh, dan bahkan tidak sabaran.

  • Penumpang
  • Apalah arti 4 komponen di atas tanpa adanya penumpang?
    YA ! Mereka lah yang menggunakan jasa Transjakarta ini. Mereka menikmati jasa yang diberikan Transjakarta. Hanya dengan membayar kurangd dari lima ribu rupiah, mereka telah dapat menikmati jasa tersebut.
    Bukan hanya pemberi jasa yang memiliki kekurangan, penikmat jasa alias penumpang juga ada yang 'nakal'. Disaat bus sudah benar-benar padat, masih saja ada penumpang yang terus ngotot menerobos masuk ke dalam bus dan tidak peduli seberapa padatnya bus tersebut.


Sebagaimana judul postingan ini, saya menyebut bahwa TransJakarta adalah pahlawan tanpa kenal lelah.
Mengapa demikian?

Ya, armada bus TransJakarta selalu melaju terus untuk mengantar para warga Jakarta, baik anak-anak, remaja, dewasa, orang tua, warga luar negeri, pelajar, dll menuju tempat yang ingin mereka tuju. Terus melaju tanpa mengenal lelah, mengantarkan para penumpang tanpa melihat status dan kedudukan mereka.

TransJakarta juga menunjukkan sebuah solidaritas yang tinggi. Pada saat 1 unit bus mengalami kesulitan (mogok, rusak, dsb), bus-bus lainnya langsung mengulurkan tangannya untuk menolongnya, membantu mengevakuasi penumpang yang terjebak di bus tersebut, melanjutkan tugas bus yang mengalami kesulitan tersebut untuk mengantarkan penumpang menuju tempat tujuan.

TransJakarta juga merupakan pahlawan bagi para warga Jakarta. Seperti disaat banjir, Transjakarta bertindak sebahai penyelemat bagi mereka yang hendak menuju tempat kerja, kampus, rumah, dlsb. Disaat terdapat demonstrasi, TransJakarta terus melaju mengantarkan para penumpang sekaligus menjaga keselamatan mereka di tengah-tengah situasi panas tersebut.

Dahulu Transjakarta hanya beroperasi hingga pukul 22.00. Sekarang sudah ada beberapa koridor yang beroperasi hingga 24 jam nonstop. Disaat kita tidur nyenyak pada malam hari, mereka terus bekerja melayani penumpang tanpa mengenal lelah.

Apa yang diperoleh Transjakarta? Apa mereka mengharapkan imbalan tambahan atas tindakan mereka tersebut? TIDAK ! Mereka dengan setulus hati, dengan inisiatif mereka sendiri memegang komitmen untuk melaksanakan tugas mereka, yakni mengantarkan para penumpang ke tempat tujuan dengan selamat. Mereka melakukan segala cara apapun, demi keselamatan dan kepuasan para penumpang. Para penumpang hanya cukup membayar kurang dari Lima Ribu Rupiah untuk menikmati jasa mereka tersebut.

Ini merupakan salah satu alasan mengapa saya menulis cerita ini.
Saya sudah menggunakan jasa transportasi Transjakarta selama lebih kurang 1 tahun dan saya menggunakannya untuk berangkat dari rumah menuju kampus.


Siang tadi, saya ke kampus untuk mengambil Kartu Hasil Studi kuliah semester II saya. Setelah mengambil lembar KHS tersebut, saya berangkat pulang ke rumah, tentunya dengan bus Transjakarta !


Saya sedikit tercengang, saat saya hendak turun ke halte tujuan bersama penumpang lainnya, Salah satu penumpang yang turun bersama saya, mengucapkan "Terima Kasih ya, Mas !". Saya agak bingung, dia mengucapkan terima kasih kepada siapa. Dan akhirnya saya tahu. Ucapan tersebut ia tujukan kepada pramudi bus tersebut yang disahut olehnya, "Oh iya. Sama-sama mbak !". Pramudi itu menyahut ucapan terima kasih tersebut dengan sangat sangat gembira, sangat terlihat dari raut wajahnya yang awalnya datar menjadi sangat berseri-seri.




  "Sebuah ucapan "Terima Kasih" mengubah segala hal menjadi indah...."


Saya tersadar, betapa mulianya para pramudi dan seluruh staf Transjakarta. Mereka bekerja untuk pemerintah dan diberi imbalan gaji. Tetapi mereka juga melayani kita sebagai penumpang tetapi tidak pernah mengharapkan kita untuk mengucapkan sepatah kata Terima Kasih pun untuk mereka.

Dan saya sadar, betapa lalainya kita sebagai manusia untuk mengucapkan sepenggal kata Terima Kasih untuk para pramudi tersebut yang telah melayani kita. Bukan hanya untuk pramudi, tetapi juga untuk setiap orang yang mungkin hanya memberikan sedikit bantuan bagi kita (yang pada akhirnya kita anggap remeh karena hanya "SEDIKIT" dan akhirnya tidak berterima kasih).


Sudah sungguh sangat mahal sebuah kata Terima Kasih untuk diutarakan, bahkan rasanya sebuah kata Terima Kasih hanya dapat diperoleh oleh orang-orang tertentu saja. Banyak yang malu untuk mengucapkan sebuah kata terima kasih.

Wahai kawan-kawan semuanya. Bukalah hati dan mata kita lebar-lebar kepada mereka yang telah dan yang akan memberikan bantuan ataupun sesuatu untuk anda meskipun hanyalah sedikit dan terkesan sepele. Janganlah malu untuk mengucapkan sebuah kata 'Terima Kasih'. Jangan memandang bahwa mereka adalah orang-orang bawah, miskin ataupun mereka merupakan musuh kita. Berterima kasihlah pada mereka semuanya.




"Janganlah malu untuk berterima kasih kepada siapapun"



Terima kasih, adalah salah satu kata paling indah yang mengandung banyak makna. Ucapan terima kasih bisa menjadi virus yang menyebar begitu cepat, bayangkan dalam satu detik saja sudah ada berapa juta terima kasih yang tersebar di dunia? Semakin banyak kita berterima kasih maka semakin damailah hati kita.


Dari sisi hubungan dengan orang lain, ucapan terima kasih akan menjadikan diri kita lebih mudah diterima. Bukankah semua keberhasilan kita itu terjadi karena kita lebih mudah diterima orang lain?
Dengan mengucapkan terima kasih, kita akan menjadi lebih ramah :), dan orang akan suka kepada kita. Misalnya meskipun Anda sudah membayar tiket untuk menikmati jasa Transjakarta, ucapkan juga kata terima kasih dan reward yang bisa membanggakan diri mereka (petugas loket, pramudi bahkan supir) seperti : "Wahh kerjanya giat sekali Pak. Semangat terus ya !" Perpaduan pujian dan terima kasih bisa menjadikan orang lain menjadi gembira. 

Jadi.... Sudahkan Anda berterima kasih hari ini ? 



With Love,
Cynthia Lie

Thursday, June 26, 2014

Andai Saja (LYRIC)

>>> CLICK HERE to Download this Song <<<


Kutanyakan arti hidup ini
Begitu hampa rapuh dan palsu
Kuinginkan semuanya kan abadi
Tanpa miskin sakit dan mati

Inginku berlari mengejar walau tak pasti
Walaupun semuanya hanyalah mimpi

Reff :
Inginku melupakan 
Semua derita hidup
Ingin kuraih bulan
Walau di dalam angan


Repeat from beginning

Inginku gapai bintang
Walau hanyalah mimpi
Inginku lari jauh
Walau semuanya tak abadi

Coba kita renungkan
Walau di dalam angan
Cobalah kau pikirkan di dalam hati mu
Dalam hatimu


Ilusi (LYRIC)

>>> CLICK HERE to Download this Song <<<

Cobalah kau renungi sejenak
Di dalam hatimu, di dalam jiwamu
Janganlah kau rasa puas diri
Dengan yang ada di dalam dirimu

Hidup ini hanyalah sekali
Janganlah kau sia-sia kan

Benahilah dirimu sendiri
Seperti besok engkau kan mati
Begitulah kehidupan kita
Tak kan ada yang pernah abadi

Chorus :
Semua ini hanyalah ilusi
Hidup bagai di dalam mimpi

Reff :
Biarkanlah semua ini kan terjadi
Memang semua hanyalah mimpi
Biarkanlah semua ini kan terjadi
Memang semua hanya ilusi.. Oohh...

Repeat Chorus
Repeat Reff 


>>> CLICK HERE to Download this Song <<<

Hidup Ini Indah (LYRIC)

>>> CLICK HERE to Download this Song <<<

Saat terdiam di kesunyian
Saatnya untukku merenungkan
Makna indah hidup dalam Dhamma
Membuatku tenang dalam melangkah

Dengan karma hidup kuserahkan
Dengan ringan hidup kujalankan
Mengerti akan kesnyutaan
Dulangkan semua kegelisahan

Reff :
Hidup ini indah
Berjalan bersama Dhamma
Hidup ini indah
Bernaung di bawah Dhamma

Tak ada makhluk yang tak bersinar
Jika pandangan tlah tercerahkan
Tak ada maut yang menggoyahkan
Jika ketenangan telah datang

Repeat Reff

>>> CLICK HERE to Download this Song <<<

Tuesday, June 24, 2014

MIDNIGHT INSPIRATION FROM ME


Saya memiliki hobby bernyanyi serta bermain musik dan saya dikatakan memiliki bakat dalam bidang tersebut oleh orang banyak.
Tidak sedikit yang mengatakan bahwa sangat disayangkan apabila bakat saya tidak saya manfaatkan untuk menjadi seorang penyanyi terkenal dan tersohor. Mereka merekomendasikan saya untuk mengikuti audisi di berbagai acara lomba menyanyi di media televisi yang cukup terkenal.

Banyak sekali acara di media televisi yang memberi peluang terbuka bagi orang-orang banyak termasuk saya untuk menjadi seorang penyanyi terkenal. Tetapi saya tidak terlalu tertarik untuk menjadi seorang penyanyi seperti itu.

Orang-orang mengatakan :
"Aduh, sayang banget loh kalo kamu tidak menjadi penyanyi.."
"Hobby mu pada akhirnya jadi sampah saja."
"Bakatmu jadi tidak termanfaatkan."

dan ada yang mengatakan :
"Kamu menyia-nyiakan hobby dan bakatmu untuk menjadi seorang penyanyi."
"Nanti kamu jadi nyesal loh karena tidak menyalurkan bakatmu"



APA JAWABAN SAYA?

>>>> "TIDAK, Saya tidak menyesal dan hobby beserta bakat saya juga tidak sia-sia" <<<<



:::::Loh, kok bisa? Kenapa?
Memang bakat dan hobby saya menjadi tersalurkan apabila mengikuti acara tersebut, terlebih jika menang dan menjadi seorang penyanyi terkenal. Tetapi, apa gunanya terkenal hanya karena memiliki bakat menyanyi, dan akhirnya menjadi sibuk, setiap waktu penuh dengan jadwal tampil nyanyi, dan akhirnya menjadi sakit karena kurang istirahat. Kemudian, kegiatan sehari-hari kita akhirnya bukan kita yang atur sendiri melainkan diatur oleh orang lain. Alhasil, jadwal sehari-hari kita hanya akan penuh dengan kegiatan itu-itu saja yaitu menyanyi. Dan akhirnya, waktu kita menjadi terbatas untuk melakukan kegiatan lainnya yang kita sukai, seperti bersenang-senang dengan keluarga kita. Kita juga akan memiliki waktu yang sedikit untuk mempelajari hal-hal baru yang ingin kita pelajari. And I hate a life like this.


" Think out of the box "



::::::Lantas apa yang saya lakukan dengan hobby saya?
Hobby dan bakat saya dalam menyanyi saya jadikan sebagai kelebihan saya tersendiri, saya jadikan sebagai kesenangan saya sendiri dan orang-orang sekitar saya yang mendengarkan suara saya di saat bosan. Memang keliatan biasa saja dan terasa 'gak penting amat'. But at least, I can cheer and make everyone and myself happy with my voice. Paling-paling sekali-dua kali ada yang mengundang saya untuk menyanyi di acara-acara tertentu saja.

Selain itu, hobby saya dalam musik tersebut, saya salurkan dengan cara mencari lagu-lagu Buddhist lama (yang telah ada tetapi tidak diketahui orang bahkan terlupakan) dan lagu-lagu Buddhist baru. Selain mencari lagu-lagu tersebut, saya juga mencari lirik (dari web, buku, ataupun saya dengar dan menuliskannya sendiri), serta mencari chord lagu tersebut (dengan cara mendengarkan, lalu saya mencari sendiri dengan gitar dan keyboard saya). Lagu-lagu, lirik dan chord tersebut saya bagikan kepada semua orang, agar mereka mengenal lagu-lagu Buddhist, sekaligus dapat mempelajari Buddha Dhamma melalui syair lagu Buddhist tersebut. Mereka juga dapat menyanyikan dan memainkan lagu tersebut sendiri.

Mengingat anak-anak muda zaman sekarang sudah sangat pintar dalam hal bermain musik, mendorong saya untuk mencari chord lagu-lagu Buddhist agar dapat mereka mainkan dan nyanyikan sendiri, di vihara-vihara ataupun di acara-acara Buddhist lainnya. Bahkan bisa dijadikan panutan bagi mereka untuk melakukan aransemen lagu tersebut agar menjadi lebih bagus dan menjadi tidak kaku.

Meskipun saya tidak terlalu mahir dan ahli dengan alat musik tersebut (saya hanya bisa dasar-dasarnya saja), tetapi saya dengan sepenuh hati mencari chord lagu-lagu tersebut. Hingga sekarang saya juga masih tetap belajar untuk menggunakan alat musik tersebut agar dapat saya gunakan untuk mencari chord lagu yang lebih kompleks. (dan saya sebenarnya juga berniat untuk menciptakan lagu Buddhist sendiri).



>>>So, bagi saya, tidak ada yang perlu disayangkan terhadap bakat saya. Karena saya memanfaatkan bakat saya ini dengan baik.
Saya sangat bahagia bisa menyalurkan hobby saya untuk hal yang menurut saya lebih berguna, yaitu mengenalkan dan menyebarkan Dhamma melalui syair lagu.

Selain itu, saya tidak menghabiskan waktu saya dengan sia-sia. Waktu saya bisa saya manfaatkan untuk menyalurkan hobby saya tersebut di atas, bisa saya manfaatkan untuk having a quality time with my lovely family, bisa saya manfaatkan untuk belajar dan mencoba hal-hal baru yang ingin saya coba (salah satunya merajut), dan kegiatan lainnya.
I'm happy with my activities. 

Pesan saya : 
Bagi Anda yang memiliki hobby ataupun bakat tertentu yang tidak tersalurkan semestinya, tidak perlu menyesal. Carilah hal-hal baru, hal yang tidak biasanya untuk menyalurkan hobby dan bakat saya. Tidak ada yang namanya sia-sia untuk bakat dan hobby Anda. Think out of the box. Carilah inovasi baru untuk hobby dan bakat Anda.



Good Night

Cheers,
Cynthia Lie